Freelancer remote, kalian split asset gimana?
Gw freelancer dibayar USDT.
Jujur makin bingung akhir akhir ini karena IDR makin lemah terus, sementara semua tabungan gw mostly masih di USDT.
Di satu sisi, kalo rupiah makin lemah, technically income gw malah lebih kuat. Tapi nyimpen full di USDT juga rasanya kayak cold money doang, ga berkembang.
Kepikiran beberapa opsi:
- beli emas?
- pindah sebagian ke SGD?
- tetep hold USDT?
- mulai belajar stock?
Masalahnya gw buta banget soal investment.
Kadang takut USD juga nanti melemah, tapi kalo masuk asset lain malah takut salah dan boncos.
Buat yang juga freelancer remote, kalian biasanya split asset gimana?
Dan menurut kalian di kondisi sekarang, lebih penting safety atau growth?